Morfologi Akar Tanaman Kakao

Secara umum morfologi tanaman kakao terdiri dari batang, akar, daun, bunga, buah dan biji.  Akar merupakan bagian dari tumbuhan yang sangat penting untuk menyokong dan memperkokoh berdirinya tumbuhan, menyerap air dan unsur hara, mengangkut air dan zat-zat makanan agar tumbuhan dapat tumbuh dengan baik. Berikut ini adalah pembahasan mengenai morfologi akar tanaman kakao.



  • Akar (Radix) tanaman kakao merupakan akar tunggang atau disebut juga Radix Primaria, pertumbuhannya dapat mencapai 8 meter ke arah samping dan 15 meter ke arah bawah. 
  • Kakao yang diperbanyak secara vegetatif pada awal pertumbuhannya tidak membentuk akar tunggang melainkan akar-akar serabut yang banyak jumlahnya. Pada saat dewasa baru membentuk dua akar jumlahnya yang meyerupai akar tunggang. Pada kecambah yang berumur 1-2 minggu terdapat akar-akar cabang (Radix Lateralis) yang merupakan tempat tumbuhnya akar-akar rambut (Fibrilla) dengan jumlah yang cukup banyak. 
  • Pada bagian ujung akar ini  terdapat bulu akar yang dilindungi oleh tudung akar (Calyptra). Bulu akar inilah yang berfungsi menyerap larutan dan garam-garam tanah. Diameter bulu akar adalah 10 mikro dan panjang maksimum hanya 1 milimeter. 
  • Kakao adalah tanaman dengan Surface Root Feeder, artinya sebagian besar akar lateralnya (mendatar) berkembang dekat permukaan tanah, yaitu pada kedalaman tanah (jeluk) 0 – 30 cm, 56% akar lateral tumbuh pada jeluk 11 – 20 cm, 14% pada jeluk 21 – 30 cm, dan hanya 4% tumbuh pada jeluk di atas 30 cm dari permukaan tanah. Jangkauan jelajah akar lateral dinyatakan jauh di luar proyeksi tajuk. Ujungnya membentuk cabang-cabang kecil yang susunannya ruwet (Intricate).
  • Akar tunggang tanaman kakao berbentuk kerucut panjang, tumbuh lurus ke bawah, bercabang-cabang banyak, dan cabang-cabangnya bercabang lagi, sehingga dapat memberi kekuatan yang lebih besar pada batang, dan juga daerah perakaran menjadi amat luas, hingga dapat diserap air dan zat-zat makanan yang lebih banyak.
  • Warna akarnya adalah kecoklatan.
Semoga informasi ini bermanfaat.

17 komentar:

Anak Rantau mengatakan...

Ooo... penyebarannya melalui cara vegetatif ya sob, kalo dari bijinya bisa nggak sob ?

Mohammad Irfan Basuki mengatakan...

wah sangat bermanfaat sob informasinya.. banyak pengetahuan yang sangat membantu bagi teman - teman yang ingin membudidayakan kakao. keep sharing your very usefull informations :D

Share Our Knowledge mengatakan...

wah, mantep" nih ilmu . kalo pengen belajar tentang tanaman tinggal ke sini. :)

gurukelas mengatakan...

Dulu tanah ladang orang tua kami ditanami kakao. Karena gak punya pengetahuan tentang tanaman ini, akhirnya dibabat dan diganti dengan pohon sawit.

Ternyata benar bahwa bertanam kakao memerlukan pengetahuan yang lebih!

black2share mengatakan...

makasi infonya sob, nambah pengetahuan lagi nih ane....

anakgilaonline mengatakan...

wahhh, manteb baget nih :)

thanks udah share sob :)

loveheaven07 mengatakan...

btw,ane punya pohon kakao juga,sebagai sumber penghasilan walau gak banyak,good sharing,thanks ya xD

Ario Antoko mengatakan...

kakao itu yg jadi coklat itu yah

Water Damage mengatakan...

Hello...

Unique concepto mengatakan...

Wah lumayan dapat wawasan baru tentang pohon coklat ini..hehe btw panjang juga ya akarnya bisa sampai 15

BlogS of Hariyanto mengatakan...

asyiknya berkunjung di blog ini, bisa menambah pengetahuan tentang tumbuhan dan tanaman :)

Toko Busana Anak mengatakan...

Pengennya bercocok tanam apa daya tinggal dirantau tanah sekapling untuk bangun rumah, mudah2an ada rejeki nanti bisa beli lahan buat tanam kakao. Thks infonya sobat

BlogS of Hariyanto mengatakan...

hadir lagi kawan :)

Full Software Mediafire mengatakan...

wah, mantap info yang menarik untuk pembelajaran kakao ...

A. Antos mengatakan...

trimaksih sobat atas komentar nya serta masukan di blog saya, sukses buat sobat.. amin.

Obat Herbal Penyakit mengatakan...

makasih informasinya,,,

Andreas Sartono mengatakan...

Saya sedang menanam Kakao ,tetapi di tanah lempung. Setelah 2 tahun ternyata masih kerdil dan tidak subur. Apa sebabnya Ya ?

Posting Komentar

Terima Kasih Atas Kunjungan dan Komentar Sobat.
Salam Blogger.