Pengembangan Semut Hitam

Semut hitam atau disebut juga Dolichoderus Thoracicus merupakan agen hayati pengendali hama kakao dan sudah digunakan sejak dulu oleh para petani sebagai alternatif untuk pengendalian hama kakao.

Jika populasi semut tinggi, maka kerusakan atau kehilangan hasil akibat hama (Hellopeltis, hama pengerek buah kakao/PBK) dapat berkurang.



Untuk menjaga kerugian dibawah ambang kerugian ekonomis (5%) diperlukan populasi semut setidaknya sebanyak 50% dari total buah.

Cara Pembiakan Semut Hitam
@ Pembebasan areal dari semut antagonis yang menganggu semut Dolichoderus Thoracicus.
@ Penyediaan kutu putih, Cataenococus Hispidus sebagai makanan semut.
@ Penyediaan sarang semut yang cukup, terbuat dari serasah daun kakao atau daun kelapa.
@ Sebaiknya diatur minimal satu sarang untuk setiap pohon.
@ Jika semut tidak tersedia maka perlu dilakukan pemindahan sarang dari areal yang banyak semutnya.

Semoga bermanfaat.

0 komentar:

Poskan Komentar

Terima Kasih Atas Kunjungan dan Komentar Sobat.
Salam Blogger.